Pacitan

Ada banyak hal yang dilalui dalam 2 tahun ini. Begitu macam bentuk, rupa, dan warna yang terkadang perbedaannya sangat menyulitkan.

Ku berfikir, 5 tahun adalah waktu yang cukup untuk saling mengenal dan kenal sikap satu sama lain. Nyatanya, semua berbeda.

Dibawah langit berbintang dan angin malam yang berhembus kencang ku ucapkan.

Terima kasih pernah hadir, pernah ada dan pernah memberi warna.
Bersama dirimu, saya pernah merasa bahagia.
Bersama dirimu, saya pernah merasa bangga.
Bersama dirimu, telah banyak ilmu dan pengetahuan yang saya dapat.

Saya salah,
Saya sempat berfikir setelah orang tua mu, saya adalah orang paling mengenalmu. Paling mengerti siapa dirimu. Nyatanya saya salah. Setelah semua selesai, saya baru tersadar jika saya adalah orang yang paling tidak mengenal dirimu. Entah bagaimana, dan memang sangat tidak bisa dicerna logika.

Tuhan Maha Baik dengan segala kehendak-Nya.

Di kota ini, Pacitan, 04 Februari 2019

semua telah membuktikan, bahwa tidak ada hal yang sia-sia. Semakin meyakini jika ini memang jalan yang terbaik dan tentu saja untuk hal yang lebih baik.
semua kekacauan fikiran ini berakhir, ku akhiri dengan rasa syukur yang teramat besar.

Semesta, terima kasih selalu memberi apa yang tidak pernah saya fikirkan sebelumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RAHASIA

GAGAL SEMERU