SURAT RINDU
Kata orang rindu itu indah, tapi bagiku ini menyiksa
Sebait lagu melly dengan judul "Bimbang"
Dengan lagu terkadang kita mampu bermain dengan imajinasi. Mencoba memasuki lirik demi lirik yang membuat kita terhanyut dalam memori.
RINDU...
sejenis kata yang sulit didefinisikan bagaimana rasanya, sulit untuk digambarkan bagaimana bentuknya, sulit untuk diungkapkan kepada yang dirindukan.
RINDU...
solusi nya adalah berani jujur dan mengatakan jika sejenis rasa aneh ini singgah sebentar menemani hari.
baiklah akan kusampaikan rasa rindu ini lewat petikan jemari..
Hay kau yang ku rindukan..
sedang apa dirimu disana ? bagaimana kabarmu ? hahaha ku masih ingat bagaimana suaramu membisik ditelingaku. masih terdengar indah bagaimana kau merayu saat rasa bosan terhadapmu singgah sejenak disini. dengan seribu bahasa mungkin telah kau ucapkan dan dengan sedikit rayu yang mencoba memanjakan diriku yang sudah pasti luluh.
Hay kau yang ku rindukan...
Ku dengar kemarin kau singgah di satu kota baru. Sedang apa kau di kota itu ? bagaimana tidurmu ? pertanyaan yang juga kau tanyakan setiap pagi kala itu "bagaimana tidurnya?".
Ku tahu betapa panjangnya misi mu, ambisi mu itu cukup tinggi untu ku kalahkan. coretan tinta diperjalananmu juga semakin tebal. hingga sulit ku membaca arti dari setiap coretan yang kau buat.
apa ada dermaga yang mungkin kau singgahi ? atau mungkin kau hanya menjemputnya ? ku yakini ada alasan dari setiap perjalananmu . Karna seperti yang kau katakatan "jangan sia-siakan waktu".
Hay kau yang ku rindukan...
pernah kah kau menyadari, telah banyak juga kenangan yang kita buat. kita juga mungkin pernah jauh dan menghilang tak ada kabar. tapi kita kembali mengukir itu dngan cerita baru.
masih ingatkah saat dulu, menungu berjam-jam mulai dari sang fajar belum terbit hingga suara ayam terdengar. tak lelah menanti kuda besiku tiba di stasiun itu dan dengan senyum tipis kau katakan "akhirnya sampe juga".
Aroma tubuhmu masih tercium jelas tat kala sepi singgah dimalam hari..
tak banyak yang dapat dilakukan, hanya memjamkan mata berusaha ku menghirup dalam-dalam wangi itu yang jelas-jelas hanya bermain imajinasi. tergambar senyum itu, kurasa berhasil membawa alam bawahsadarku ini.
sejenak ku lupakan sekuntum pertanyaan itu, ku terlupa akan keraguan ini..
bukan hanya membuatku memainkan imajinasi ku sendiri, kau juga membuatku sejenak lupa dengan pemeran utama disini. yang beberapakali menjadi inspirasi ku menulis.
jemariku lebih terasa kaku jika harus menulis tentangmu.
yang kau buat terlalu indah, yang kurasa terlalu hebat hingga sulit ku tuangkan ini bersama pena.
tak ada keberanian untuk ku memulai bertanya kepada dirimu hay jagoan panggilan di hari lalu. rasa rasanya ku masih sanggup bermain di zona nyamanku sendiri. tak ingin mensudahi ini hanya untuk mendengar kata hati mu. Ku rasa cukup untuk tetap seperti ini meski awan masih berwarna abu-abu.
tak mungkin begitu juga denganmu yang bermain sendiri di zona yang kau ukir seorang diri.
biarkan hanya dengan memejamkan mata ku dapat merasakan kehadiran mu, merasa dekat denganmu, dekat dan memang tak ada jarak ruang tempuh. Biarkan dengan lagu itu ku jadikan penghantar atas rasa kita, rasa ku dan yang kau rasa.
terlalu sulit ku ukir bagaimana, yang pasti ku ingin semua tak mengharuskan ada alasan
Komentar
Posting Komentar