Happy anniversary Didipea

Dari kemarin udah ditanyain terus, kapan nulis untuk didipea lagi ? Blog didipea sepi gak ada yang isi 
Udah terlalu asik sampe gak ada inspirasi lagi buat ngejabarin semua rasa ini.

11 juni 2016 lalu, disahkan nya komunitas diam diam pencinta alam dengan anggotan kurang lebih 35 orang.
Kita berasal dari daerah yang berbeda, 
Kita berasal dari cerita yang berbeda,
Kita berasal dari waktu yang berbeda,
Kita berasal dari pemikiran yang berbeda,
Kita berasal dari tujuan yang berbeda,
Dan kita memang sekelompok orang yang sanggat-sanggat berbeda.

Perjalanan satu tahun pertama bukan lah hal yang mudah. Banyak lika liku serta terjal didalam nya. Tahap adaptasi yang sanggat menguras emosi, adaptasi yang tak cukup hanya dengan duduk dengan secangkir kopi.
Mencoba mendalami karakteristik masing-masing, menebak pribadi dan pola pikir sampai sampai kita sudah kehabisan akal untuk mencoba mempertahankan nya. Beberapa cara juga sempat dicoba untuk mencambuk semangat semangat dulu, semangat yang sanggat berkobar sama seperti saat 11 juni 2016 lalu. Tak mudah memang, dan beberapa dari kita mulai menjadi apatis. Memisahkan diri dan membentuk kubu sesuai kenyamanan masing-masing. 

Percakapan grup yang udah jarang sekali terdengar, pertemuan yang hanya dihadiri itu itu aja. Perasaan males yang masih bersarang nyaman saat akan mengadakan suatu pertemuan akbar. 

Kita akhirnya dipertemukan dengan suatu masalah rumit, dimana masalah tersebut harus diselesaikan bersama. 
Satu persatu mulai datang, satu persatu mulai meramaikan. 
Hingga tak terasa waktu sudah berputar, 
11 juni 2017

Umur yang masih sanggat rentan, umur yang masih belum dapat berdiri sendiri, yang terus belajar untuk berdiri bukan berjalan. Mengkokohkan kuda-kuda agar ketika kaki mulai melangkah tak goyah bahkan kembali jatuh.
Itulah keluarga, sejauh apapun berjalan kita akan pulang. Seberapa jauh berkelana pasti kita kan rindu rumah. Yaa didipea adalah rumah untuk kita.
Dengan genggaman erat melingkar kita bersungguh-sungguh dalam sanubari untuk meletakan nya dekan dengan nadi.
Kita satu
Kita utuh
Kita berpegang teguh
Dan kita tak kan runtuh !!!
Bakaran semangat itu rupanya kembali merasuk kedalam pribadi masing-masing yang datang saat malam itu.
Ternyata rindu juga dengan candaan ini, rindu dengan perdebatan yang jelas apa yang di debatkan. Dan kita memang rindu kebersamaan ini.

Semalam itu tak cukup untuk melepas rindu..
Biar saja, kita nikmati bersama rindu ini.
Kita jawab bersama pertanyaan pertanyaan lalu.
Kita memang berbeda asal, namun kita satu rumah tinggal yaitu didipea
Kita memang berbeda cerita, nanun kita buat cerita bersama di didipea
Kita juga memiliki waktu berbeda, namun kita buat waktu bersama didipea
Dan kita memang memiliki tujuan dan pemikiran berbeda, namun telah kita satukan tujuan menganggap perbedaan adalah keindahan .
Kita adalah didipea, sekelompok orang yang sama gila
Sekelompok orang yang cinta akan kelestarian lingkungan
Sekelompok orang yang memiliki hobi yang mahal dengan kerendahan gengsi untuk mencapai
Dan kita adalah satu, keluarga diam diam pecinta alam..


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pacitan

RAHASIA

GAGAL SEMERU