Aku, ibu dan wanita cantik itu

Pagi tadi, bersamaan dengan kantuk yang enggan pergi akibat tugas yang tak kunjung selesai gue duduk bersamaan dengan ibu dan para pasien lain nya.
Menunggu nomer antrian yang kita ambil di panggil untuk memasuki ruangan dokter.
Sekitar 2 jam setengah menunggu akhir nya no antrian 50 dipanggil..
Langkah per langkah memasuki ruangan itu dengan ber mindset kan yang baik-baik tentu nya.
Basa-basi dengan dokter cantik itu pun di mulai...
Setelah beberapa rangkaian pemeriksaan, wanita cantik itu menjelaskan ke ibu dan gue yakin ibu gak ngerti terus bakalan tanya gue lagi setelah keluar ruangan.

Dokter : pembulu darah di bagian bawah otak ibu sudah tidak sehat lagi, itu yang mengakibatkan jalan ibu gak seimbang. Non (natap kearah gue), ibu kamu ini stroke ringan dan saya belum tau penyebab pasti nya dikarenakan belum medical check up. Besok kembali lagi yah ke bagian jantung dan langsung kesini setelah dapat hasil. Karena jantung ibu sedikit ada kelainan juga dugaan saya.

Betapa hancur banget hati gue dengar percakapan itu..
Mungkin wanita cantik itu salah, ibu tua yang gue ganteng saat itu sehat-sehat aja, dia merasa tubuh nya baik-baik aja walau gue tau jalan nya udah gak kaya dulu lagi.

Apa sih yang bisa dilakuin seorang anak ketika ibu yang sangat di cintai nya sakit ??

Tuhan yang maha baik, 
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan maka dari itu sembuhkanlah penyakitnya..
Tak ada cobaan yang diberikan diluar kemampuan hambanya maka dari itu ringankan cobaannya..
kami anak-anak nya masih sanggat membutuhkan nya,
Kami anak-anak nya sangat mencintai nya,
kami anak-anak nya rindu teriakan nya,
Kami anak-anak nya ingin melihat dia kembali normal,
Kuatkan dia,
Kuatkan kaki nya untuk tetap berjalan,
Dengan sangat memohon meminta pertolongan dan pengampunan hanya kepadaMu Maha pencipta .





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pacitan

RAHASIA

GAGAL SEMERU